Soal & Jawaban Analisa Laporan Keuangan Perusahaan

Analisis laporan keuangan –wajib dibuat setiap periode berjalan tetapi tidak hanya berbentuh sebuah laporan keuangan saja. beberapa cara telah di jelaskan dalam analisa laporan keuangan yang dapat digunakan untuk berbagai jenis laporan keuangan

tetapi didalam membuat analisa laporan keungan memanglah suatu hal yang cukup rumit, oleh karena itu hari ini saya akan membahas cara analisa laporan keuangan dengan mudah.

Baca Juga : Rumus Mencari Harga Transfer Akutansi Manajemen ! Dijamin Paham

sebelum memasuki pembahasan soal analisa laporan keuangan kamu harus tahu terlebih dulu apa fungsi dan tujuan analisa laporan keuangan akutansi.

fungsi dari analisa laporan keuangan adalah sebagai berikut :

  • bahan pertimbangan bagi investor yang akan menanam modal
  • sebagai patokan kesanggupan perusahaan untuk memenuhi kewajiban
  • mengetahui kemampuan perusahaan untuk membayar kewajiban dan bunganya
  • Digunakan untuk mengetahui informasi tentang kesanggupan pelanggan dalam memenuhi kewajibannya.
  • Untuk mengetahui apakah perusahaan yang akan dimasuki tersebut memiliki prospek yang bagus.
  • Bahan acuan oleh pemerintah untuk menentukan besarnya pajak perusahaan yang harus dibayarkan.
  • ntuk mengetahui kondisi keuangan pesaing.

sekarang kamu tahu kan apa fungsi dan tujuan analisa laporan keuangan ? langsung saja kita masuk di pembahasan soal analisa laporan keuangan! cek dibawah ini ya.

 

Soal dan Jawaban Analisa Laporan Keuangan

Penjualan tahun 2018…………………………………………….Rp 3,600,000

Biaya Tetap tahun 2018………………………………………….      2,160,000

Bi Variabel tahun 2018 untul 36.000 unit penjualan…………..      1,440,000

Biaya variabel tahun 2018 untuk per unit penjualan = 1.440.000 : 36.000 unit = Rp 40

 

  1. Misalkan besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai Profit Margin = X

X = Biaya Tetap + 0,2 X = 2.160.000 + 0,2 X

1 – 40                             1 – 0,4

100

X  =  2.160.000 + 0,2 X

0,6

0,6 X = 2.160.000 + 0,2 X

0,4 X = 2.160.000

X = 5.400.000

Jadi, besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai target Profit Margin 20 % adalah Rp 5.400.000

 

  1. Misalkan besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai target Profit Margin 20 % dengan adanya penurunan harga jual per unitnya 25 % adalah X, maka :

X = biaya tetap + profit margin

1 – biaya variabel

Penjualan

X = 2.160.000 + 0,2 X  =  2.160.000 + 0,2 X

1 – 0,4 (0,75 X)                0,6

0,75 X

 

X = 2.160.000 + 0,2 X

0,6

0,6 X = 2.160.000 + 0,2 X

0,4 X = 2.160.000

X = 5.400.000

Jadi, besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai target profit margin 20 % dengan adanya penurunan harga jual per unitnya 25 % adalah Rp 5.400.000.

 

  1. Misalkan besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai target profit margin 20 % dengan adanya kenaikan harga jual per unitnya 10 % dan adanya kenaikan biaya tetap 20 % adalah X, maka :

X = (0,2 x 2.160.000) + 0,2 X

1 – 0,4 (1,1 X)

1,1 X

 

2.592.000 + 0,2 X

1 – 0,4

X = 2.592.000 + 0,2 X

0,6

0,6 X = 2.592.000 + 0,2 X

0,4 X = 2.592.000

X = 6.480.000

Jadi, besarnya penjualan minimal tahun 2019 untuk mencapai target Profit Margin 20 % dengan adanya kenaikan biaya tetap 20 % dan adanya kenaikan harga jual per unitnya 10 % adalah Rp 6.480.000

Baca Juga : Kelebihan dan Kekurangan Komputerisasi Akutansi

Itulah contoh analisa laporan keuangan, semoga dengan artikel ini anda bisa menemukan jawaban atau cara didalam mengerjakan soal analisa keuangan.

 

 

You May Also Like

About the Author: Yudha Epsen

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *