Renungan Harian Kristen ! Ketika Sedang Kecewa

renungan harian kristen e1589685017625

Renungan Harian – Sahabat yang dikasihi Tuhan, hari ini saya akan membagikan sedikit renungan untuk kita belajar bersama menanggapi panggilan Tuhan. Renungan Harian Kristen memang menjadi suatu kebutuhan Rohani bagi umat Kristus. Dan kali ini akan saya jelaskan secara singkat mengenai Renungan Harian Kristen Ketika Kita Kecewa.

renungan harian kristen e1589685017625

Judul Renungan   : JANGAN PERNAH MENYALAHKAN TUHAN
Bacaan Alkitab       :   Ayub 10:1-22

“Tangan-Mulah yang membentuk dan membuat aku, tetapi kemudian Engkau berpaling dan hendak membinasakan aku?”  ( Ayub 10 :8 )

Suatu penderitaan, Kesulitan, Kesengsaran, Hal yang menyusahkan bahkan penderitaan yang terjadi di dunia ini tidak pernah pandang bulu, karena penderitaan itu bisa menimpa siapa saja dan dalam berbagai hal. Beberapa hal yang bisa mendatangkan penderitaan dalam hidup antara lain : bisa sebuah dosa dan pelanggaran yang kita lakukan di dalam hidup kita, mungkin tidak hanya melalui kesalahan yang kita lakukan tetapi sebaliknya bahwa Tuhan memiliki rencana didalam kehidupan kita. Oleh sebab itu penderitaan dalam hidup kita Tuhan yang mengijinkan hal itu terjadi. Mungkin kita pernah mengalami penderitaan yang cukup berat sehingga membuat diri kita memberontak dan menyalahkan Tuhan, apakah hal itu pernah kalian alami ? coba kita renungkan.

Baca Juga:

Baca Juga : Rumus Mencari Harga Transfer Akutansi Manajemen ! Dijamin Paham

Tokoh Alkitab pun yang sangat kita kenal pernah mengalami penderitaan dan juga menunjukan rasa putus asa dan frustasi dalam hidupnya. Salah satu tokoh alkitab ini adalah Ayub. Siapa yang tidak kenal Ayub ? tentu saja para teman – teman sudah kenal dengan cerita Ayub. Didalam ( Ayub 10 : 1 ) ayub menunjukan keputusaasaannya  dan kekecewaanya kepada Tuhan “Aku telah bosan hidup, aku hendak melampiaskan keluhanku, aku hendak berbicara dalam kepahitan jiwaku. Mengapa Engkau menyebabkan aku keluar dari kandungan? Lebih baik aku binasa, sebelum orang melihat aku!” . kita tahu disini ayub sangat kesal dengan Tuhan dan Menyalahkan Tuhan karena penderitaan yang dialami ayub begitu berat.

Tak hanya melampiasaakan kekecewaannya tetapi Ayub juga menuduh Tuhan bahwa Tuhan sengaja melakukan hal itu dan untuk menindas hidup ayub dan berkompromi dengan kehidupan orang – orang yang berlaku fasik ( Ayub 21 : 12 ). Berkatalah Ayub demikian “Apakah untungnya bagi-Mu mengadakan penindasan, membuang hasil jerih payah tangan-Mu, sedangkan Engkau mendukung rancangan orang fasik?”  (Ayub 10:3). Kisah ayub ini mungkin pernah kita alami dikehidupan kita, mungkin saat keadaan kita sangat terpuruk kita sering berlaku seperti Ayub. Kita juga sering menuduh Tuhan berlaku jahat kepada kita, kita menuduh Tuhan tidak memperdulikan kita bahkan kita menganggap Tuhan itu tidak adil.

Suatu keadaan yang begitu berat mungkin Tuhan ijinkan hal itu terjadi didalam hidup kita bukan karena Tuhan tidak perduli dengan kita, bukan karena Tuhan tidak sayang dengan kita akan tetapi suatu penderitaan terjadi karena memang Tuhan ingin memperoses kita supaya kita lebih dewasa dalam hal kekristenan kita. Karena kita yakini bahwa setiap penderitaan yang kita alamai pasti ada sesuatu hal yang indah yang Tuhan ijinkan terjadi didalam hidup kita. Didalam penggenapan rencana Tuhan yang indah tersebut harus melewati suatu proses dan persiapan terlebih dahulu.

Baca Juga : Cara Mengubah Spasi antar Teks di Ms Word ! Sederhana dan Mudah

Marilah kita percaya bahwa Tuhan Yesus tidak pernah meninggalkan kita, Tuhan Selalu memperdulikan kita dan Hal yang tidak bisa kita lewatkan yaitu bahwa Tuhan turut berkerja dalam segala sesuatu dalam kehidupan kita dan akan mendatangkan suatu hal yang baik didalam hidup kita. Dan pada akhir cerita Ayub tersebut ia menarik segala ucapannya dan menyadari kekeliruannya dalam menyalahkan Tuhan. ( Ayub 42 ).

“Karena Ia tahu jalan hidupku; seandainya Ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas.”  Ayub 23

 Doa atas renungan :

Ya Bapa , Kami memohon ampun atas segala perilaku kami yang tidak pernah terlepas dari perbuatan dosa. Kami memohon ampun didalam setiap kehidupan kami ketika kami mengalami suatu penderitaan kami seringkali Menyalahkan Engkau bahwa engkau tidak adil, bahwa Tuhan tidak memperdulikan kami. Saat ini kami sadar bahwa semua itu adalah hal yang keliru. Kami memohon kepadaMu ya Tuhan, kiranya Engkau senantiasa selalu memimpin setiap langkah kami dan mengubah hati kami untuk selalu berpegang Teguh atas setiap perkataanMu. Sekali lagi ya Tuhan kami bersyukur atas nikmat hidup yang Engkau berikan Kepada kami. Amin

Baca Juga : Nama dan Fungsi Toolbar pada Microsoft Word ! Lengkap

Demikianlah Renungan Harian Kristen yang bisa saya bagikan kepada teman – teman. Semoga melalui renungan ini bisa menguatkan teman – teman ketika kalian sedang mengalami kesulitan didalam hidup kalian. Dan kiranya damai sejahtera ada didalam hidup kita. Amin

 

Tinggalkan Komentar

error: Content is protected !!